Matematika dan Ilmu Alamiah Dasar


Matematika dan Ilmu Alamiah Dasar

Sejumlah besar orang memiliki pendapat Matematika adalah pengetahuan yang pelajari mengenai hitungan. Namun arti dari Ilmu Matematika berasal dari bahasa Yunaniμαθημα - mathēma, "pengetahuan, pemikiran, pembelajaran” atau sebelumnya disebut Hisab, Matematika adalah ilmu yang mempelajari hal-hal seperti besaran, struktur, ruuang, dan perubahan.
 Sedangkan Ilmu Alamiah Dasar bukan suatu ilmu yang berdiri sendiri, melainkan merupakan kumpulan pengetahuan tentang konsep-konsep dasar dalam bidang iptek (ilmu pengetahuan dan teknologi).
Pengertian Ilmu Alamiah Dasar
Ilmu Alamiah Dasar jika dipenggal berasal dari tiga suku kata. Ilmu artinya bagian dari ilmu pengetahuan manusia. Alamiah artinya terjadi dengan sendirinya dan dasar artinya permulaan suatu bentuk. Istilah ini berasal dari Eropa Daratan (Belanda, Jerman, Inggris, dan Amerika). Yang mana istilah ini masuk ke indonesia pada zaman yang berbeda-beda. Ilmualamiah dapat dilihat dalam arti luas dan dalam arti sempit. Dalam arti luas ilmu mencakup semua pengetahuan.
Pada umumnya menuasia memiliki kesan kagum terhadap IPTEK (Ilmu Pengetahuan, Teknologi), ilmu pengetahuan merupakan landasan bagi teknologi. Peroduk IPTEK tersebut antara lain :
1. Yang mensejahterakan manusia
a. dapat berjalan di permukaan bulan
b. dapat terbang seperti burung
c. dapat menyelam seperti ikan
d. komunikasi (audiao-video) jarak jauh
e. terbebas dari beberapa jenis penyakit (malaria, cacar, lepra, tifus, dll.)

2. Yang menghancurkan kehidupan
a. senjata nuklir
b. senjata biologi
c. senjata kimia

Hal yang mendorong manusia dapat berbuat hal yang menakjubkan bahkan hal-hal yang dapat merubah dunia adalah karena menusia memiliki keinginan. Dari sekian banyak keinginan yang dimiliki manusia, maka yang paling murni dan mendasar adalah rasa ingin tahu..

Sedangkan kaitan antara Psikologi dengan Ilmu Alam Dasar karena lmu alamiah merupakan ilmu pengetahuan yang mempelajari keadaan dalam alam semesta, termasuk bumi ini, sehingga terbentuk konsep dan prinsip. IAD lebih menekankan tentang bagaimana metode-metode ilmu kealaman dalam menjelaskan keadaan alam secara lebih mendalam. Hubungan ilmu alami dasar dengan psikologi  merupakan pengetahuan yang mengkaji tentang gejala-gejala dalam alam semesta, termasuk di muka bumi ini. Contohnya Antropologi dengan Psikologi dalam ilmu antropologi dan psikologi mempelajari perilaku manusia dari peradaban yang berbeda – beda, dari suku - suku yang banyak di Indonesia lalu Psikologi dengan Sosiologi  didalam pembahasan ini sosiologi dan ilmu psikologi membahas tentang masyarakat luas dan interaksinya dalam masyarakat luas. Dan Panca Indera sangat erat dan berkaitan satu sama lainnya. Saat kita mempelajari Panca Indera saat itu pula secara tidak langsung kita mempelajari tentang manusia, namun saat kita mempelajari ilmu alamiah dasar waktu SD kita hanya mengupas sebagian kecil ilmu dari Psikologi.  ilmu alamiah dasar dan ilmu psikologi sangat berkaitan satu sama lain.
Dimana ada unsur yang saling menguatkan. Misalnya manusia dengan akalnya akan menciptakan suatu aturan atau tindakan alamiah yang dapat dijadikan pedoman dalam berkehidupan masyarakat.  Ilmu alamiah dasar tidak bisa di lepaskan dengan ilmu sosial yang berarti sangat berkaitan dalam membentuk tingkah laku  manusia. Bagaimana hubungan antar sesama manusia, cara pandang dalam menentukan aturan - aturan kehidupan bermasyarakat. Dalam ilmu alamiah dasar sangat berkaitan dengan ilmu psikologi yang sama-sama membahas tentang bagaimana pola kehidupan individu dan elemen-elemen didalamnya. 

Ada berbagai manfaat yang dapat kita dapat yaitu terciptanya pemikiran yang lebih luas terhadap lingkungan dan apa yang terjadi dalam masyarakat, sehingga kita menjadi tanggap terhadap suatu masalah yang terjadi di sekitar kita, manfaat lainnya adalah menciptakan generasi yang mampu menganalisa dan memberikan suatu solusi terhadap sebuah permasalahan, dan yang terakahir adalah menciptakan jiwa seorang pemimpin yang baik untuk generasi mendatang.

Pengetahuan dikatakan ilmiah bila memenuhi 4 kriteria :
1.    Objektif :
Objektif adalah bahwa kebenaran melekat pada bendanya dan bkn pada orang yg menilainya
a. Sesuai dengan objeknya
b. Dapat dibuktikan kebenarannya dengan cara empirik
2.    Metodik :
Digunakan untuk mencari kebenaran dalam upayanya mengurangi kemungkinan penyimpangan, yang secara umum dikenal sebagai metode ilmiah.
a. Diperoleh dengan cara-cara tertentu yang teratur dan terkendali
b. Cara tersebut merupakan metode ilmiah.
3.    Sistematik :
a.    Tersusun dalam suatu sistem, tidak berdiri sendiri, saling berkaitan, tidak saling bertentangan, saling menjelaskan dan seluruhnya merupakan satu kesatuan yang utuh.
4.    Berlaku umum :
a. Tidak hanya berlaku untuk beberapa orang atau kelompok tertentu
b. Dengan cara eksperimen yang sama akan diperoleh hasil yang sama
c. Konsisten.

Langkah-langkah Pokok Metode Ilmiah :
Salah satu syarat ilmu pengetahuan adalah bahwa materi pengetahuan itu diperoleh melalui metode ilmiah. Langkah-langkah pokok metode ilmiah adalah (harus urut) :
1.  Perumusan masalah :
a.    Berupa pertanyaan apa, bagaimana, atau mengapa tentang suatu objek yang diteliti.
b.    Jelas batasannya dan mengenal faktor-faktor yang mempengaruhinya.
2. Penyusunan hipotesia :
a.    Merupakan pernyataan kemungkinan jawaban, jadi merupakan jawaban sementara yang harus diuji kebenarannya melalui pengamatan.
3. Pengujian hipotesis :
a.    Upaya pengumpulan fakta yang relevan
b.    Fakta dapat diamatai secara langsung ataupun tidak langsung.
4. Penarikan kesimpulan :
a.    Berdasar analisis fakta yang terkumpul
b.    Untuk menerima atau menolak hipotesis
c.    Kesimpulan ini merupakan pengetahuan yang kebenaranya telah teruji secara ilmiah (meskipun sifatnya tetap tentatif).

Langkah-langkah metode ilmiah yang lebih lengkap :
1. Mengidentifikasi/menyatakan problem,
2. Merumuskan hipotesis
3. Mendesain observasi/eksperimen/pengamatan
4. Melaksanakan observasi/eksperimen
5. Mengumpulkan dan menganalisis data
6. Mengulang observasi/eksperimen
7. Menarik kesimpulan.
Keterbatasan Metode Ilmiah :
1.    Kesimpulan ilmiah bersifat tentatif. Fakta untuk menarik kesimpulan berdasarkan hasil pengamatan/pengukuran. Sedangkan indera atau alat ukur apapun tetap memiliki keterbatasan. Akibatnya fakta yang dikumpulkan bisa tidak lengkap atau keliru yang akhirnya kesimpulannya juga dapat keliru. Kesimpulan tetap dianggap benar sebelum ada kesimpulan baru yang menolaknya, atau fakta-fakta baru justru memperkuatnya.
2.    Tidak mampu menjangkau/membuktikan kebenaran Wahyu Illahi. Kebenaran wahyu Illahi bersifat mutlak. Fakta dari proses metode ilmiah sekedar membuktikan/mendukung kebenaran wahyu Illahi.
3.    Tidak menjangkau kebenaran berdasarkan sistem nilai, ukuran baik dan buruk, ukuran senang dan tidak senang, dll.
4.    Tidak mampu menjangkau keindahan seni. Kelebihan Metode Ilmiah : Sesuai dengan sifatnya, ilmu pengetahuan yang diperoleh melaui metode ini adalah objektif, metodik, sistematik, dan berlaku umum (konsisten).


Referensi:

Fakhree Zaoldyeck (2020) Pengertian Ilmu Alamiah Dasar.

https://www.scribd.com/doc/88996435/Pengertian-Ilmu-Alamiah-Dasar (30 Mei 2020)

           Anonim (2020) MATEMATIKA
https://id.wikipedia.org/wiki/Matematika#:~:text=Matematika%20(dari%20bahasa%20Yunani%3A%20%CE%BC%CE%B1%CE%B8%CE%B7%CE%BC%CE%B1,struktur%2C%20ruang%2C%20dan%20perubahan.
          Siska Sartika (2020) ILMU ALAMIAH DASAR (IAD)
https://v-class.gunadarma.ac.id/pluginfile.php/533541/mod_resource/content/1/Matematika%20dan%20Ilmu%20Alamiah%20Dasar.pdf (31 Mei 2020)
                        http://gudanglembaran.blogspot.com/2017/06/ilmu-alamiah-dasar.html (4 Juni 2020)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pelanggaran Profesionalisme

ID EGO SUPEREGO